Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pelaku pasar PVC Asia menekan prediksi kenaikan untuk bulan April

  • 13/03/2018 (07:08)
Ketika pelaku pasar PVC Asia mengalihkan perhatian mereka kepada bisnis bulan April, sentimen pasar secara umum telah tertekan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan pasar berjangka di China dan permintaan yang mengecewakan di India.

Seorang produsen PVC utama Taiwan diprediksi merilis penawaran baru bulan April ke pasar Asia pada awal pekan depan sementara itu prediksi terkait penawaran baru dari produsen tersebut awalnya menyebutkan kenaikan sekitar $20-30/ton, lebih kecil dari kenaikan $60/ton untuk kesepakatan bulan Maret.

Namun, beberapa pelaku pasar regional telah menekan prediksi kenaikan mereka menjadi $10/ton dengan menyebutkan penurunan berjangka dimana beberapa dari mereka mengatakan, "Produsen utama tersebut mungkin menerapkan kestabilan pada penawaran baru mereka karena permintaan di India tetap mengecewakan terlepas dari periode permintaan tertinggi yang sedang berjalan sementara it para pembeli China menunjukan penolakan terhadap kenaikan pada penawaran impor."

Di pasar PVC domestik China, sentimen pasar telah rendah sejak akhir libur Imlek. PVC berjangka China bulan Mei di Dalian COmmodity Exchange mencatatkan penurunan berbasis mingguan sekitar CNY370/ton ($58/ton) pada 12 Maret.

Di India, pasar PVC melanjutkan tren stabil menuju kenaikan pekan kemarin karena pasokan yang terbatas dan juga periode permintaan tertinggi, dengan rata-rata harga mingguan untuk impor pada kisaran harga tertinggi sejak September 2014. Namun, beberapa pelaku pasar mengatakan, "Produsen utama Taiwan meningkatkan penawaran bulan April sekitar $10-20/ton; tetapi kami berpikir bahwa kenaikan lebih lanjut tidak akan dengan mudah diterima di India karena permintaan cukup rendah sementara itu tingkat pasokan para trader tinggi."

Seorang trader di India mengatakan, "Sentimen PVC di Asia turun pekan ini karena penurunan pasar berjangka di China. Kami berpikir bahwa produsen utama Taiwan tidak akan mampu mencapai kenaikan untuk bulan April terlepas dari pemulihan yang baru terjadi pada harga spot etilena di Asia."

Sementara itu, seorang trader Indonesia menekankan, "Kabar menyebutkan bahwa harga bulan April dari produsen utama Taiwan akan datang dengan kenaikan $10-30/ton. Namun, kami berpikir bahwa akan sulit bagi pasar untuk menyerap kenaikan karena permintaan cukup rendah saat ini."
gratis trial