Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pelonjakan harga minyak tercermin pada harga bahan baku di Asia, serta monomer kecuali ethylene

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 17/05/2017 (05:11)
Pada awal Mei, harga minyak mentah anjlok ke level terendah sejak November 2016 karena kekhawatiran akan stok yang menumpuk di AS, meningkatnya hasil produksi minyak dari pelabuhan Libya, permintaan energi yang menurun dari China serta diskusi awal mengenai kemungkinan kelanjutan keputusan penurunan hasil produksi minayk OPEC untuk paruh kedua tahun ini. Namun, harga mulai melonjak kembali pada 10 Mei dengan berkurangnya cadangan stok AS dan kemungkinan penurunan produksi yang akan dilanjutkan. Pelonjakan ini semakin diperkuat dengan Rusia dan Arab Saudi yang menyepakati untuk meneruskan kebijakan penurunan hasil produksi minyak hingga 2018 pada 15 Mei lalu. Harga minyak yang meningkat akhir-akhir ini telah secara langsung tercermin pada harga bahan baku dan monomer di Asia.

Respon yang paling terlihat yaitu pada styrene dan MEG, dimana masing-masing naik sekitar $70/ton dan $50/ton dari Jumat lalu yang dilaporkan pada $730/ton dan $1070/ton secara berturut-turut dengan basis FOB Korea.

Kemudiaan diikuti oleh benzene di Asia yaitu pada $760/ton, PX dan propylene yang masing-masing berada pada $810/ton FOB Korea dan PTA sekitar $630/ton CFR China. Level yang terakhir mengindikasikan kenaikkan secara berturut-turut sebesar $40/ton, $25/ton, $10/ton dan $15/ton dari Jumat lalu.

Harga naphtha Asia juga mengalami peningkatan sebesar $10/ton sejauh ini dari Jumat lalu yang dilaporkan pada $450/ton CFR Jepang.

Namun, tren yang berlawanan secara jelas terlihat pada harga ethylene dengan basis CFR Asia Timur. Tidak seperti kenaikkan yang disebutkan sebelumnya, ethylene Asia mencatatkan penurunan sebesar $90/ton dari Jumat kemarin yang dilaporkan menjadi $1100/ton, yang merupakan harga terendah dalam lima bulan terakhir. Ini disebabkan oleh lemahnya permintaan spot ethylene akibat peningkatan suplai impor jarak jauh serta menjelang berakhirnya musim maintenance cracker steam di bulan Juni dan Juli.
Gratis Trial