Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Penawaran awal PE setelah liburan muncul di Asia Tenggara dibayangi etilena

  • 26/02/2018 (05:40)
Para pelaku pasar PE Asia telah bertahap kembali beraktivitas setelah mengakhiri libur Imlek selama satu pekan yang dimulai sejak 14 Februari lalu. Sementara itu, penawaran awal setelah liburan mulai bermunculan di Asia Tenggara dengan kenaikan besar dari akhir pekan kemarin terlepas dari tren penurunan pada spot etilena.

Beberapa penjual Asia masih bertahan dengan kenaikan pada penawaran baru mereka dengan menyebutkan beberapa faktor kenaikan termasuk keterbatasan pasokan dari Timur Tengah ditengah beberapa penutupan pemeliharaan, kelangkaan pada beberapa grade HDPE dan juga kenaikan pada energi kompleks dan LLPDE berjangka di Dalian Commodity Exchange.

Salah satu produsen Malaysia diberitakan merilis penawaran HDPE dan LDPE bulan Maret ke Asia Tenggara kecuali untuk Indonesia dengan kenaikan $60-80/ton dari bulan Februari sementara itu seorang trader mengatakan bahwa penawaran mLLDPE Singapura ke Malaysia naik $20/ton dibandingkan tingkat harga penawaran sebelum liburan.

Seorang konverter Indonesia mengatakan bahwa Ia menerima penawaran LDPE dan LLDPE baru dari salah satu produsen Korea Selatan dengan kenaikan sekitar $50-70/ton.

Sementara itu seorang konverter di Vietnam menerima kenaikan sebesar $13-18/ton untuk penawaran PE berlokasi domestik untuk material Saudi dibandingkan tingkat harga terakhir sebelum liburan. Pembeli tersebut mengatakan, "Kami berpikir bahwa harga mungkin mencatatkan beberapa kenaikan dalam pekan mendatang ditengah kelangkaan di pasar impor. Ketersediaan domestik juga sedikit terbatas."

Di sisi lain, beberapa pembeli meragukan keberlangsungan upaya kenaikan tersebut, menyebutkan penurunan yang baru terjadi pada pasar spot etilena Asia. Tren penurunan etilena, yang dimulai sejak paruh kedua bulan Januari, semakin terlihat pekan kemarin, dimana tingkat harga spot mencatatkan penurunan harian sebesar $55/ton di hari Jumat.

Sebagai tambahan atas penurunan harga etilena, para pelaku pasar di China mengatakan bahwa pasokan PE dari dua produsen utama domestik naik sepanjang libur Imlek sementara itu jeda liburan di seluruh regional juga dilihat sebagai faktor lainnya yang membatasi kenaikan harga PE.

Seorang sumber dari produsen Thailand menekankan, "Kami berencana untuk merilis harga bulan April kami pekan depan dan kami berpikir bahwa harga akan menunjukan kestabilan atau sedikit kenaikan sejalan dengan penutupan pemeliharaan pada beberapa pabrik kami untuk periode Februari - Maret. Namun, kami berpikir bahwa penawaran secara umum terbatas untuk terus naik di bulan Maret karena sebagian besar pembeli menolak menerima kenaikan baru."

Seorang trader di China mengatakan, "Para pembeli belum sepenuhnya kembali ke pasar sementara itu para trader bersiap menghabiskanstok mereka lebih cepat di bulan Maret. Kami berpikir bahwa saat ini sulit untuk melihat kenaikan di bulan Maret dan kami berharap tren stabil. Bahkan mungkin akan ada penurunan setelah aktivitas pengisian stok setelah periode liburan berakhir. Alokasi PE untuk China cukup terbatas di bulan Februari. Namun, kami tidak yakin apakah permintaan akan cukup kuat untuk mendorong kenaikan atau tidak karena harga telah mencapai titik tertinggi dalam beberapa tahun terakhir."
gratis trial