Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Penurunan PVC terus berlangsung di bulan Desember karena permintaan di India tidak juga mengalami peningkatan

  • 16/11/2017 (06:03)
Di India, salah satu produsen utama Taiwan mengawali rilis penawaran PVC bulan Desember dengan penurunan, menerapkan penurunan lebih besar dari prediksi awal untuk bulan Desember. Produsen tersebut menekan penawaran PVC mereka sebesar $50/ton setelah penurunan $70/ton di bulan November.

Prediksi awal menyebutkan akan terjadi kestabilan atau sedikit penurunan karena pertanda pemulihan di pasar India, kenaikan harga etilena dan juga tren kenaikan pada pasar energi kompleks. Namun, permintaan di India terlihat tidak cukup kuat untuk mendongkrak pasar naik. Terkait dengan pengumuman harga tersebut, seorang penjual mengatakan, "Penawaran baru dari produsen utama Taiwan akan bergantung pada kondisi permintaan di India."

Meskipun produsen utama Taiwan diberitakan telah menjual habis seluruh kuota mereka bulan Desember ke India, sebagian besar trader lebih menyerap pasokan tersebut dibandingkan dengan para converter. Selain itu, para trader di India saat ini memiliki stok yang mencukupi setelah mengisi stok mereka dalam dua bulan terakhir.

Mencatatkan tren yang sama, salah satu produsen PVC berbasis asetilena China juga menerapkan penurunan sebesar $25/ton ke India dari pekan sebelumnya. Seorang sumber dari produsen mengatakan, "Kami menurunkan harga kami karena kami menghadapi kesulitan dalam mencapai kesepakatan di India dan saat ini sulit untuk bersaing dengan PVC berbasis etilena."

Sementara itu, salah satu produsen domestik di India telah menurunkan harga PVC domestik mereka sebesar $60/ton. Seorang produsen pipa mengatakan, "Kami masih menepi dari pasar karena proyeksi jangka pendek masih belum menentu."

Namun, beberapa pelaku pasar berharap permintaan akan naik di India pada bulan Desember sebagai dampak musim hujan akan berakhir, seperti tahun sebelumnya. Selain itu, pemerintah India juga mempertimbangkan untuk menurunkan tarif pajak barang dan jasa dalam rangka mendorong permintaan domestik.
gratis trial