Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Penutupan yang akan datang menjaga prediksi styrene secara umum menguat untuk H1

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 14/02/2017 (05:47)
Para pelaku industri di pasar styrene global mengatakan bahwa beberapa penutupan terjadwal diberbagai regional menjaga prediksi styrene menguat sepanjang paruh pertama tahun 2017. Meskipun harga spot styrene tercatat menurun di Asia dan Eropa dalam beberapa pekan terakhir, para pelaku industri sebagian besar berpendapat bahwa sentimen secara umum tetap menguat dibalik perhatian terhadap suplai yang meningkat.

Di Asia, setelah kenaikan enam pekan berturutan, harga spot styrene mencatatkan penurunan mingguan sepanjang pekan kemarin. Namun, harga spot untuk basis FOB Korea Selatan masih $330/ton lebih tinggi dibandingkan dengan awal tahun.

Sementara itu, harga spot styrene di AS menjaga tren penguatan untuk pekan selanjtunya, tumbuh sekitar $100/ton (4.55 sen/lb) pada basis mingguan pada akhir pekan kemarin.

Di AS, Styrolution berencana untuk menutup plant styrene di Texas untuk maintenace pada akhir February. Plant berkapasitas 40,000 ton/tahun diprediksi tetap tutup selama enam pekan.
Cosmar, perusahaan bersama antara Sabic dan Total, juga diprediksi mengalami beberapa isu teknis pada dua plan mereka di Louisiana saat ini. Produsen tersebut diharapkan mengoperasikan plant pada level rendah sepanjang musim semi ini. Setiap plant memiliki kapasitas produksi styrene sebesar 575,000 tons/year.

Sementara itu, Americas Styrenics diberitakan menunda pengoperasian dua plant styrene dari tanggal 3 Februari menjadi pertengahan Maret. Plant produsen tersebut memiliki kapasitas produksi sebesar 499,000 ton/tahun dan 454,000 ton/tahun.

Di Asia, LG Chemical Korea Selatan berencana menutup plant styrene berkapasitas 200,000 ton/tahun di Yeosu untuk maintenance pada bulan Maret. Penutupan diprediksi berlangsung selama 20 hari.
Di Jepang, plant styrene Nippon Steel berkapasitas 240,000 ton/tahun diprediksi ditutup pada akhir Februari selama 20 hari. Produsen tersebut juga berencana untuk untuk plant styrene berkapasitas 190,000 ton/tahun untuk maintenance pada akhir Maret selama 20 hari.

Produsen Jepang lainnya, Idemitsu Kosan, berencana untuk menutup plant styrene di China untuk maintenance pada awal bulan Maret. Plant styrene berkapasitas 210,000 ton/tahun diprediksi tetap ditutup selama satu bulan.

Dua produsen Taiwan juga berencana untuk menutup plant styrene mereka di bulan Februari. Grand Pacific diprediksi akan menutup plant styrene berkapasitas 130,000/tahun di Ta Sheh selama satu bulan sementara TSM dijadwalkan melakukan penutupan untuk maintenance pada plant styrene berkapaitas 160,000 ton/tahun dan 180,000 ton/tahun di Linyuan selama 15 hari.

Di Thailand, Siam Styrene berencana untuk menutup plant styrene berkapasitas 300,000 ton/tahun untuk maintenance selama Februari. Plant diprediksi akan tetap ditutup selama satu bulan.

Sementara itu, para pelaku indsturi mengatakan bahwa Chevron Philip juga berencana untuk melakukan maintenace pada plant styrene dengan kapasitas 775,000 ton/tahu di Al-Jubail, Saudi Arabisa selama 25 hari, dimulai bulan Mei.

Di Eropa, Trinseo juga berencana untuk melakukan penutupan untuk maintenance pada unit styrene di Terneuzen Belanda pada pertengahan Februari selama satu bulan.

Untuk mengikuti berita terkini terkait produsi styrene, silahkan masuk ke PS Production News
Gratis Trial
Login Anggota