Skip to content




Pasar

Asia Pasifik

  • Afrika

  • Mesir
  • Afrika
  • (Aljazair, Tunisia, Libya, Maroko, Nigeria, Kenya, Tanzania)
Price Wizard

Membuka harga global di seluruh rantai nilai dan ubah data yang kompleks menjadi wawasan yang jelas.

Price Wizard

Buat dan simpan grafik Anda sendiri

Grafik Favorit

Simpan dan akses grafik populer

Ringkasan Produk

Menganalisa perubahan harga berdasarkan produk

Ringkasan Pasar

Menganalisa perubahan harga berdasarkan pasar

Analisa Keuntungan

Memantau harga dan netback

Pemantau Harga

Pantau harga polimer secara global

Stats Wizard

Mengungkap data impor dan ekspor global untuk mempelajari volume dan pola perdagangan.

Stats Wizard

Buat dan simpan grafik Anda sendiri

Gambar

Memahami sekilas mengenai pola perdagangan

Mitra

Menganalisis data mitra dari waktu ke waktu

Pelapor

Menganalisis data reporter dari waktu ke waktu

Seri Data

Membandingkan kuantitas, nilai dan harga

Supply Wizard

Mengikuti pasokan polimer global dan visualisasikan melalui bagan dan tabel interaktif.

Kapasitas Global

Memantau pabrik yang sudah ada dan baru

Berita Produksi

Mengikuti perubahan persediaan berdasarkan pabrik

Gambar

Memahami sekilas mengenai status persediaan

Kapasitas Offline

Mempelajari pemadaman kapasitas

Kapasitas Baru

Mempelajari penambahan kapasitas baru

Penutupan Pabrik

Mempelajari penutupan pabrik permanen

Saldo Persediaan

Menganalisa keseimbangan persediaan dari waktu ke waktu

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:

Perluasan pajak penjualan Malaysia akan memengaruhi petrokimia utama mulai 1 Juli

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 17/06/2025 (18:12)
Malaysia akan memperluas cakupan Pajak Penjualan dan Layanan (SST) mulai 1 Juli 2025, dengan memperkenalkan pajak penjualan sebesar 5% pada lebih dari 4.800 barang, termasuk berbagai macam produk industri dan konsumen. Langkah tersebut, yang diumumkan oleh Kementerian Keuangan pada 9 Juni, merupakan bagian dari inisiatif Anggaran 2025 pemerintah untuk meningkatkan pendapatan fiskal dan memperluas basis pajak nasional.

Cakupan pajak baru mencakup berbagai macam peralatan industri dan bahan baku yang digunakan di sektor-sektor seperti petrokimia, manufaktur, dan pengemasan, yang sebelumnya dikecualikan. Di antara barang-barang yang baru dikenakan pajak adalah polimer petrokimia utama seperti PE, PP, PS, dan PVC.

Barang-barang lain yang terkena dampak termasuk peralatan mekanis, peralatan listrik, kompresor, boiler, tungku, dan berbagai input petrokimia, seperti klorin dan mineral industri. Perkakas dan perangkat yang digunakan dalam operasi kimia dan teknis kini juga dikenakan tarif 5%.

Sementara itu, Federasi Produsen Malaysia (FMM) mengkritik perluasan pajak tersebut, memperingatkan bahwa hal itu akan memengaruhi hampir semua barang dan jasa manufaktur. Mereka mendesak pihak berwenang untuk meninjau langkah tersebut, menyebutnya "sangat merusak industri" dan berisiko terhadap inflasi dan kelangsungan bisnis.

"Dengan sistem tarif Malaysia yang terdiri dari 11.442 kode HS (sistem harmonisasi), perluasan ini mengakibatkan sekitar 97% barang kini dikenakan pajak penjualan, menandai pergeseran struktural besar dari basis pajak yang sebelumnya lebih sempit menjadi basis pajak di mana hampir semua kategori termasuk input industri dan komersial kini dikenakan pajak," kata presiden FMM Tan Sri Soh Thian Lai dalam sebuah pernyataan.
Gratis Trial
Login Anggota