Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pertumbuhan perekonomian Indonesia mengalami penurunan momentum di Q1

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 07/05/2014 (05:02)
Perekonomian Indonesia berkembang pada kecepatan terlemah sejak tahun 2009, gagal memenuhi perkiraan awal untuk kuartal tahun 2014, menurut laporan media. Kebijakan uang ketat yang diterapkan oleh pemerintah serta penurunan permintaan untuk komoditi ekspor dikatakan sebagai alasan utama di balik pelemahan kinerja kuartal pertama di negara itu. Pelemahan perekonomian di Cina mempengaruhi pandangan bisnis ekspor Indonesia meskipun neraca perdagangan di negara tersebut membaik.

Produk Domestik Bruto (GDP) tumbuh 5.21% pada basis tahunan di periode Januari-Maret setelah mencatat pertumbuhan sebesar 5.72% di kuartal sebelumnya. Perkiraan awal menyebutkan pertumbuhan sebesar 5.59% dalam survei Bloomberg. Pemerintah Indonesia merevisi perkiraan pertumbuhan perekonomian dengan penurunan dari 6% ke 5.8% untuk tahun ini.

Mining dan quarrying menurun 3.57% dari kuartal sebelumnya sementara itu konsumsi rumah tangga naik 5.61% tahun ini

Di tahun 2013, Produk Domestik Bruto (GDP) Indonesia berkembang sebesar 5.78%, turun di bawah 6% threshold untuk pertama kali dalam empat tahun.
Gratis Trial