Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Perusahaan petkim Saudi mencatatkan pelemahan kinerja finansial di Q2

Oleh Merve Sezgün - msezgun@chemorbis.com
  • 29/07/2019 (15:49)
Perusahaan petrokimia Saudi Arabia telah merilis pelemahan kinerja finansial untuk kuartal kedua 2019. Para produsen mencatatkan penurunan profit pada beberapa bulan terakhir dimana permintaan terhadap petrokimia turun ditengah gangguan perekonomian global.

Penurunan harga petkim mendorong pelemahan profit

SABIC: Profit terendah dalam 10 tahun terakhir

Net profit dari Saudi Basic Industries Corp. (SABIC) sepanjang kuartal kedua 2019 jatuh ke level terendah sejak 2009 menjadi SAR2.12 miliar ($565 juta), menunjukan penurunan tajam sebesar 68% dari SAR6.7 miliar pada Q2 2018.

Penurunan profit dari perusahaan ini dikaitkan dengan pelemahan permintaan untuk produk kimia dan plastik ditengah penurunan perekonomian global. Penurunan harga petrokimia mempengaruh kinerja dari produsen ini pada paruh kedua dengan negatif.

Saudi Yansab

Net profit dari Yanbu National Petrochemical Co (Yansab) pada kuartal kedua 2019 jatuh sekitar sekitar 62% year-on-year menjadi SAR316 juta ($84 juta).

Penurunan pada net profit ini dikaitkan dengan penurunan penjualan dan harga bahan baku secara rata-rata terlepas dari kenaikan produksi dan kuantitas penjualan.

Tasnee

National Industrialization Company (Tasnee) mencatatkan net profit sebesar SAR296.7 juta ($79 juta) untuk paruh kedua 2019, menunjukan penurunan sebesar 25% dibandingkan periode yang sama 2018.

Perusahaan tersebut menyebutkan bahwa penurunan pada harga jual secara rata-rata untuk berbagai produk petrokimia adalah alasan utama dibalik penurunan profit Q2.

Advanced Petrochemical

Net profit dari produsen Saudi Arabia Advanced Petrochemical di kuartal kedua 2019 turun 24.2% dibandingkan periode yang sama 2018 menjadi SAR192 juta ($52 juta), terutama karena penurunan 2.8% pada volume penjualan.

Namun untuk basis kuartal, net profit dari perusahaan tersebut menunjukan kenaikan 18.6% dibalik kenaikan sebesar 5.1% pada harga propilena.

Saudi Kayan

Net profit dari Saudi Kayan Petrochemical untuk kuartal kedua 2019 jatuh lebih dari 96% berbasis tahunan menjadi SAR39.5 juta ($10.5 juta).

Penurunan pada net profit dikaitkan dengan penurunan harga jual secara rata-rata dari berbagai produk dan kenaikan ongkos pembiayaan.

Sipchem

Dibandingkan produsen Saudi lainnya, Saudi International Petrochemical Co (Sipchem) mencatatkan penurunan relatif lebih kecil sebesar 0.24% year-on-year pada profit mereka sepanjang kuartal kedua 2019. Profit perusahaan ini mencapai SAR210.9 juta ($56 juta) di Q2 ditengah penurunan penjualan.

Namun, profit kuartal kedua dari Sipchem naik 83.9% dari kuartal sebelumnya.
Gratis Trial
Login Anggota