Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Potongan pertama dari produsen PVC utama Taiwan di tahun 2018 melampaui prediksi

  • 18/04/2018 (05:53)
Setelah kenaikan bertahap selama empat bulan, salah satu produsen utama Taiwan menerapkan penurunan besar pada penawaran PVC bulan Mei untuk pasar Asia. Keputusan produsen tersebut untuk menekan penawaran baru ke China sebesar $50/ton da ke India sebesar $60/ton telah mengejutkan para pelaku pasar regional, yang secara umum memprediksikan kestabilan atau sedikit penurunan.

Seperti dijelaskan sebelumnya pada Berita Utama ChemOrbis "India’s PVC market sees little impact from bullish China ahead of May offers", prediksi awal para pelaku pasar menyebutkan kestabilan menuju sedikit penurunan karena tren kenaikan di pasar domestik China, yang berdampak sangat minim di India, dimana permintaan tetap rendah karena musim hujan yang mendekat dan juga kebijakan bank sentral India yang melarang beberapa instrumen pinjaman.

Menyusul keputusan produsen utama tersebut, para pelaku pasar membagikan pendapat mereka tentang bagaimana pasar PVC Asia akan terbentuk dalam waktu dekat.

Seorang sumber dari produsen China mengatakan, "Terlihat bahwa produsen Taiwan tersebut saat ini lebih agresif untuk menjual karena permmintaan akan terus turun di India sejalan dengan musim hujan."

Seorang trader di India mengatakan, "Musim hujan akan tiba di India sekitar bulan Mei atau Juni. Selain itu, keputusan bank sentral India telah menekan ketertarikan negara tersebut atas PVC impor karena pembeli skala kecil dan menengah dalam isu likuiditas dengan ketiadaan letters of undertaking (LoUs) dan letters of comfort (LoCs). Namun, kami berpikir bahwa penawaran bulan Mei dari produsen ini akan mendapat ketertarikan karena tingkat harga terbaru cukup beralasan. Kami juga berharap produsen domestik untuk menekan turun penawaran PVC pekan ini.”

Seorang compounder PVC di Indonesia menekankan, "Kami mendengar bahwa pasar India dalamn tekanan dari larangan bank sentral India terhadap beberapa instrumen pinjaman. Namun, kami masih terkejut dengan penurunan tajam pada penawaran bulan Mei dari produsen tersebut karena pasar China mencatatkan tren kenaikan."

Seorang sumber dari produsen Indonesia juga berpendapat, "Para pembeli tetap melakukan pembelian berbasis kebutuhan dasar karena bulan Ramadan yang mendekat sementara itu penurunan harga bulan Mei dari produsen utama Taiwan semakin menekan turun sentimen. Kami juga berencana untuk menurunkan penawaran bulan Mei kami sebesar $30-40/ton.”

Seorang konverter di Filipina mengatakan, "Para trader domestik telah menekan turun penawaran PVC mereka sebesar PHP2000/ton ($38/ton) setelah pengumuman bulan Mei dari produsen Taiwan. Saat ini dimana pasar domestik dalam tren penurunan, kami berharap harga PVC impor mencatatkan tren yang sama.”
gratis trial