Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Prediksi PP Turki untuk September dalam perbincangan

  • 19/08/2016 (08:45)
Harga import PP di Turki melanjutkan penurunan untuk minggu ini sementara itu prediksi untuk bulan September masih dalam perbincangan ditengah beberapa opini yang berbeda dari pelaku industri. Berdasarkan beberapa pemain, pasar mendekati kondisi terendah dan mungkin akan mengalami perubahan kondisi di bulan depan menguat oleh beberapa faktor pendorong sementara itu pelaku industri lainnya tidak melihat adanya kemungkinan penguatan sebelum bulan Oktober mengingat kondisi permintaan yang kurang menjanjikan di negara tersebut.

Pekan ini, penjual PP melaporkan adanya penurunan lebih jauh pada harga import mereka untuk menarik perhatian beberapa pembeli karena isu politik dan ekonomi sejak pertengahan Juli tetap menekan perdagangan di Turki. Berdasarkan ChemOrbis Price Index, pasar PP raffia import jatuh ke level terendah dalam 2 bulan secara rata-rata mingguan. Meskipun begitu, peningkatan harga minyak dan fakta bahwa perdagangan Turki dibawah China minggu kemarin mendorong sentimen para supplier dan beberapa pelaku industri berpendapat bahwa tren penurunan akan mendekati akhir.

"Kami sudah sangat dekat dengan level terendah PP mengingat harga propylene di Asia menguat ditengah meningkatnya harga perdagangan minyak mentah yang menyentuh $50/barel saat ini berkat pembicaraan untuk menahan produksi. Lebih jauh lagi, harga di Turki telah sebanding dengan harga di China. Harga batas bawah yang berlaku untuk penawaran PP mungkin akan segera berakhir karena penjual akan mencoba untuk sedikit menaikan harga untuk menguji respons pasar," pendapat seorang distributor.

Selain itu, pasar PP di Eropa di prediksi mulai kembali dari libur musim panas dengan kondisi yang baik. Seorang trader berkata, "Kami menerima banyak tanda-tanda penguatan dari kantor kami di Eropa dan harga PP mungkin akan naik untuk bulan September karena permintaan kemungkinan besar akan bertambah setelah musim liburan dan biaya secara umum akan meningkat karena penutupan di regional."

"Harga tidak akan jatuh terlalu dalam karena Turki adalah pasar terendah di seluruh area. Secara umum, keinginan baik pembeli dan penjual untuk melakukan perjanjian rendah sementara supply masih mencukupi, " pendapat seorang pembuat karung?. Seorang lainnya berpendapat, "Harga PP akan turun sedikit lagi, atau setidaknya mereka tidak akan naik, hal tersebut pasti karena pasar tidak dalam kondisi aktif dan semua orang hanya membeli dan memproduksi barang yang bisa mereka jual. Perubahan sangat cepat dan dinamis di Turki dan karena itu, tidak ada yang menambah stok di beberapa bulan ini."
Beberapa konverter bcf, sementara itu, mengatakan, "Kondisi pasar akan stabil bila harga minyak tetap tinggi tetapi hal tersebut tidak terjadi karena ada beberapa masalah finansial dan isu cash flow di beberapa perusahaan. Pasar sedang dihadapkan dengan faktor kuat lainnya dibanding dengan China atau biaya upstream lainnya beberapa hari ini dan hal tersebut membutuhkan beberapa waktu untuk pemulihan." Seorang manufakturer juga menekankan fakta bahwa China tidak dalam performa yang baik meskipun meningkatnya harga energi sejauh ini. "Kami tidak mengharapkan ada penurunan lebih jauh untuk harga PP di beberapa bulan kedepan namun permintaan, dimana saat ini menjadi pendorong tren untuk pasar poliolefin Turki, mungkin tetap terhambat sampai akhir September karena musim liburan." Beberapa trader juga menekankan kecukupan tingkat stok PP di bagian Selatan Turki.

Biaya upstream dan spot propylene meningkat sekitar $45/ton untuk FOB Korea Selatan dibanding pekan sebelumnya. Harga spot naphtha juga meningkat dengan jumlah yang sama di periode ini dengan basis CFR Jepang. Faktor utama pendorong lonjakan harga adalah harga minyak mentah yang meningkat sekitar $5/barel yang juga mendorong harga spot ethylene sebesar €45/ton FD NWE dan harga naptha meningkat $45/ton CIF NWE untuk minggu ini.
Gratis Trial