Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Prediksi kebijakan harga PVC bulan Januari bermunculan di Asia

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 05/12/2017 (07:34)
Menjelang pengumuman harga bulan Januari dari produsen utama Taiwan, yang diprediksi akan muncul pekan depan, para pelaku pasar PVC Asia mulai menunjukan prediksi yang berbeda.

Beberapa pelaku pasar mengantisipasi harga stabil menuju sedikit kenaikan, mengatakan bahwa harga sudah mencatatkan penurunan dalam dua bulan terakhir dan pasar telah menyentuh dasar di bulan November. Kenaikan terlihat di pasar India sepanjang pekan kemarin ditengah sedikit peningkatan permintaan adalah alasan utama dibalik prediksi kenaikan tersebut. Selain itu, harga etilena di Asia saat ini berada pada titik tertinggi sejak akhir September, berdasarkan rata-rata harga mingguan di ChemOrbis Price Wizard. Kondisi ini juga mendorong kebijakan dari produsen tersebut sejalan dengan pemulihan yang terjadi pada pasar PVC domestik China.

Seorang agen dari produsen utama Taiwan mengatakan, "Pasar PVC domestik China menunjukan kenaikan pekan ini dan kami harap peningkatan ini akan berlanjut dalam beberapa hari kedepan untuk mendorong kebijakan pemasok kami. Kebijakan harga baru mungkin akan stabil menuju sedikit kenaikan karena kami berpikir bahwa tidak ada ruang untuk penurunan pada penawaran dari produsen Taiwan tersebut."

Seorang sumber dari produsen Asia Tenggara juga menyatakan prediksi kenaikan. "Kami berpikir bahwa penawaran bulan Desember dari produsen utama Taiwan tersebut sudah cukup rendah. Kami harap akan melihat sedikit kenaikan sekitar $10-20/ton karena para produsen sudah menguji pasar India."

Seorang sumber dari produsen Taiwan lainnya mengatakan, "Aktivitas pasar terbatas di seluruh pasar Asia, kecuali di India, yang secara umum mencatatkan kenaikan volume. Produsen utama terseut akan merilis harga bulan Januari pekan depan dan kami berpikir bahwa akan stabil menuju kenaikan sebesar $10-20/ton dari bulan Desember."

Di sisi lain, beberapa pelaku pasar memilih untuk waspada terkait dengan pengumuman harga ini mempertimbangkan pasokan yang tinggi, terutama di India. Mereka juga berpikir bahwa permintaan harus terus naik untuk menggeser sentimen pasar.

Seorang trader India menekankan, "Kami tidak berpikir bahwa produsen utama Taiwan akan mampu menaikan penawaran di bulan Januari karena kami sudah kesulitan melakukan penjualan pada kisaran harga $850-860/ton CIF. Kami prediksi untuk melihat penurunan harga terutama disebabkan oleh isu kelebihan pasokan saat ini dimana permintaan akan membaik bulan depan."

Trader India lainnya mengatakan, "Permintaan diprediksi mencapai puncak di bulan Februari sementara itu para penjual domestik menawarkan dengan harga yang atraktif. Karena itu, kami berpikir bahwa harga bulan Januari akan muncul dengan penurunan sekitar $20/ton."
Gratis Trial
Login Anggota