Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Prediksi menyebutkan permintaan PVC akan melambat di Asia Tenggara dan India

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 12/05/2017 (05:49)
Para pelaku pasar PVC di Asia menyatakan prediksi mereka terkait permintaan, dimana saat ini dalam pengaruh musim hujan di India dan Asia Tenggara, dan bulan Ramadan yang mendekat. Beberapa faktor tersebut diprediksikan akan menekan permintaan lebih rendah lagi.

Di India, seorang trader mengatakan, "Mei adalah bulan yang penting bagi perdagangan karena bulan selanjutnya adalah dimulainya musim hujan, yang menyebabkan permintaan menghilang selama dua sampai tiga bulan." Seorang trader China mengatakan, "Meskipun permintaan di pasar India masih normal, permintaan diprediksi menurun dalam beberapa bulan mendatang karena mempertimbangkan musim hujan di negara tersebut."

Di Vietnam, salah satu produsen pipa mengatakan, "Kami berpikir bahwa harga bulan Juni dari produsen utama Taiwan seharusnya menunjukan sedikit penurunan jika produsen tersebut ingin menjual banyak material di pasar sebelum musim hujan. Jika harga stabil dari bulan Mei, para pembeli mungkin tetap membeli hanya untuk kebutuhan dasar mereka." Seorang converter mengatakan, "Kami telah memiliki stok yang mencukupi sampai akhir Juni karena hujan sudah mulai turun di bagian utara Vietnam. Permintaan akan melambat bulan depan, tetapi kami mempertimbangkan melakukan pembelian material untuk bulan Juli jika harga kembali turun."

Di Filipina, seorang converter mengatakan, "Permintaan PVC sejauh ini telah stabil untuk tahun ini. Meskipun kami mengantisipasi pertumbuhan 10-15%, penjualan dalam empat bulan pertama tahun 2017 tetap tidak berubah dari tahun sebelumnya atau turun tipis sebesar 5%. Kami berpikir bahwa harga PVC akan tetap rendah untuk beberapa bulan mendatang ditengah musim hujan yang dimulai sekitar bulan Juli." Seorang trader mengatakan, "Permintaan dari end-user masih dibawah ekspektasi di Filipina. Hal ini dikarenakan para pelanggan tidak berkeinginan menumpuk stok menjelang musim hujan."

Di Indonesia, seorang sumber dari produsen domestik menekankan bahwa mereka tidak berharap permintaan akan meningkat dalam waktu dekat karena bulan Ramadan mendekat dan akan diikuti oleh libur Lebaran.

DI Malaysia, seorang compounder menekankan, "Permintaan cukup baik di pekan pertama bulan Mei. Namun, kondisinya akan melambat dalam beberapa pekan menjelang bulan Ramadan karena para pembeli telah memiliki material yang mencukupi."

Sementara itu, prediksi harga bulan Juni di Asia Tenggara dari para pelaku pasar sebagian besar berpusat pada kestabilan sampai sedikit penurunan dari tingkat harga bulan Mei produsen utama Taiwan, yang mana datang dengan penurunan sebesar $80/ton.

Para pelaku pasar belum bisa memastikan jika penutupan di regional akan menyeimbangkan prediksi penurunan pada permintaan bulan depan di Asia Tenggara dan India.
Gratis Trial
Login Anggota