Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Produsen Eropa mengumumkan hasil finansial untuk kuartal kedua

  • 04/08/2016 (06:44)
Produsen utama minyak dan petrokimia di Eropa telah mengumumkan hasil finansial pada kuartal kedua tahun ini. Rendahnya harga minyak dan lemahnya margin pengilangan minyak semakin menyeret turun keuntungan perusahaan dalam satu kuartal sementara beberapa produsen utama petrokimia melaporkan hasil yang lebih baik pada periode April-Juni dalam beberapa kasus tidak seperti Saudi, saingan mereka.

Keuntungan bersih Total turun sekitar 30% dari tahun sebelumnya menjadi $2.09 milyar sementara penghasilan perusahaan menurun 17% menjadi $37.22 milyar pada periode yang sama. Penurunan tersebut dipicu oleh rendahnya penghasilan dari sektor pengilangan dan petrokimia serta lesunya pasar perminyakan.

Shell memperpanjang kerugiannya pada kuartal kedua. Pendapatan bersih perusahaan anjlok 72% dari tahun sebelumnya menjadi $1.05 milyar pada kuartal kedua ementar kerugiannya dari produksi minyak dan gas meningkat menjadi $1.3 milyar dari $469 juta pada tahun lalu. Shell melaporkan bahwa rendahnya harga energi, semakin melemahkan margin pengilangan dan berhentinya produksi telah membebani hasil finansial pada periode April-Juni.

BP juga melaporkan bahwa keuntungan mereka untuk kuartal kedua menurun sekitar 45% menjadi $720 juta jika dibandingkan dengan $1.3 milyar pada periode yang sama tahun 2015, tidak sesuai dengan ekspektasi para analis yang memperkirakan keuntungan sebesar $840 juta. Hasil finansial perusahaan yang lebih rendah juga disebabkan karena rendahnya margin pengilangan, harga minyak yang menurun serta pendapatan yang berkurang pada sektor downstream. BP melaporkan bahwa margin pengilangan mereka pada kuartal kedua merupakan angka terendah sejak tahun 2010.

Namun halnya dengan Chevron, telah mencatatkan kerugian terbesar sejak 2011 pada kuartal kedua ini karena rendahnya harga minyak dan lemahnya pendapatan dari pengilangan. Pada periode bulan April-Juni, Chevron mencatatkan kerugian sebesar $1.47 milyar jika dibandingkan dengan kuntungan sekitar $571 juta pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, ketika melihat produsen utama petrokimia, hasil menunjukkan hal yang bertolak belakang. Beberapa produsen utama petrokimia melaporkan hasil finansial yang lebih kuat pada tiga bulan terakhir sampai dengan bulan Juni.

Trinseo melaporkan telah mencatatkan keuntungan bersih pada periode April-Juni dibalik tingginya profitabilitas oleh hasil yang baik pada divisi Performance Materials serta pada divisi Basic Plastics & Feedstocks. Pendapatan bersih perusahaan meningkat menjadi $96 juta pada kuartal kedua dari $77 juta pada kuartal pertama. EBITDA Trinseo dalam satu kuartal juga meningkat mencatatkan rekor tertinggi sebesar $168 juta dari $141 juta pada tiga bulan pertama tahun ini.

Pendapatan bersih Solvay dalam periode yang sama meningkat menjadi €185 juta ($203.1 juta) jika dibandingkan dengan €138 juta pada periode yang sama di tahun 2015. EBITDA perusahaan pada kuartal kedua ini sebesar €652 juta ($724 juta), naik 8% daro tahun sebelumnya.

Pendapatan perusahaan dari sektor bahan kimia meningkat sekitar 20% dari tahun sebelumnya menjadi €224 juta ($248.8 juta) karena meningkatnya volume pad soda abu dan pemulihan yang terjadi pada asetat semakin baik semetara pendapatan perusahaan dari sektor polimer juga meningkat menjadi €64 juta ($71 juta), naik 24% dalam setahun karena tingginya kontribusi dari RusVinyl.

Repsol Spanyol adalah produsen Eropa lainnya yang mencatatkan hasil finansial yang lebih kuat pada kuartal kedua. Pendapatan bersih perusahaan tersebut meningkat sekitar 10.2% menjadi €345 juta ($381.88 juta) pada periode April-Juni dari €312 juta pada periode yang sama di tahun 2015. Hasil finansial yang lebih kuat tersebut dikaitkan dengan menurunnya pengeluaran upstream dan tingginya produksi yang memberikan keseimbangan pada lemahnya margin pengilangan dan maintenance pada kedua kilang utama mereka.

Unipetrol juga melaporkan bahwa pendapatan bersih mereka meningkat 4% menjadi 3.1 milyar crowns ($126.61 juta) pada kuartal kedua dibalik pembayaran asuransi yang disebabkan oleh ledakan pada unit cracker steam mereka tahun lalu. Namun, pendapatan perusahaan turun 37% dari tahun sebelumnya menjadi 20.6 milyar crown ($839.5 juta) karena penurunan penjualan petrokmia yang disebabkan oleh produksi yang terbatas dan rendahnya harga minyak.
Gratis Trial