Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Produsen PVC China menyuarakan ekspektasi setelah G20

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 06/09/2016 (08:30)
Di China, para produsen China mulai menyuarakan ekspektasi mereka terkait dengan prediksi pasar setelah KTT G20 berakhir pada 8 September.

Seorang produsen dari China mengatakan, "Permintaan normal cenderung lemah, tetapi suplai untuk PVC diprediksi meningkat secara bertahap setelah KTT G20, yang mana akan menarik turun harga. Kami tidak berpikir bahwa permintaan PVC akan banyak meningkat di kuartal akhir."

Produsen kedua di Shanghai menyebutkan bahwa semua pelaku industri menunggu KTT G20 berakhir dan karena itu, mereka mengambil sikap diam dan melihat situasi. Produsen tersebut berkata, "Kami tidak terlalu optimis dengan prediksi pasar kedepannya."

Seorang compounder mengatakan bahwa stok produsen domestik saat ini sedang rendah dan mereka dengan mudah menjual kuota domestik mereka di bulan Agustus. "Pasar PVC akan menunjukan tren yang sebenarnya setelah dampak dari KTT G20 pada pasar menjadi lebih jelas," ungkapnya melanjutkan.

Di sisi lain, produsen lainnya berpikir bahwa pasar tidak akan berada dalam kondisi oversupply dalam waktu dekat. Seorang produsen mengatakan, "Supply kami tetap terbatas karena pengurangan tingkat operasional yang disebabkan oleh cuaca panas. Suplai dari produsen lainnya juga tetap terbatas karena produsen berbasis karbit harus menurunkan tingkat operasional mereka sebelum dan selama KTT G20. Kami juga mendengar bahwa pemerintah akan mengontrol tingkat operasional kedepannya untuk menjaga kelebihan kapasitas dalam pengawasan." Seorang sumber lainnya juga percaya bahwa pemain utama dari Taiwan akan masuk ke pasar impor dengan rollover untuk bulan Oktober karena hal tersebut yang biasanya terjadi di kuartal akhir setiap tahun.

Produsen lainnya di Ningbo mengatakan bahwa G20 tidak berdampak banyak pada pasar karena baik produsen dan manufakturer sadar bahwa pemerintah akan mengekang produksi mereka. "Produsen berbasis karbit mungkin akan mengalami masa yang sulit dalam jangka pendek jika mereka tidak memiliki tambang batubara sendiri karena pemerintah China berencana untuk mengekang suplai yang disebabkan isu kelebihan kapasitas. Karena itu, mereka berencana untuk berhenti memproduksi 500 juta ton batubara dalam 3-5 tahun kedepan sementara mereka juga dijadwalkan menutup produksi tambang dengan kapasitas 250 juta ton di 2016," ungkap seorang produsen.
Gratis Trial
Login Anggota