Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Produsen PVC utama Taiwan menerapkan kenaikan baru ditengah pemulihan yang tertunda di India

  • 08/09/2017 (05:07)
Di pasar PVC Asia, proyeksi kenaikan semakin terasa saat ini dimana salah satu produsen utama Taiwan menyebutkan rencana mereka untuk menaikan penawaran untuk pengiriman bulan Oktober. Skema kenaikan ini muncul ditengah pemulihan permintaan yang tertunda di India. Kondisi ini juga didorong oleh kenaikan di pasar global upstream setelah badai Harvey dan juga tren kenaikan di pasar ekskpor dan impor China.

Produsen Taiwan tersebut awalnya merilis penawaran PVC bulan September ke India dengan kenaikan $60/ton secara bulanan. Ditengah fakta bahwa upaya kenaikan mereka mendapat penolakan dari para pembeli India dan mereka gagal dengan kenaikan tersebut, mereka saat ini mulai menawarkan alokasi PVC yang tidak terjual untuk bulan September ke India dengan kenaikan $40/ton dari harga awal mereka bulan ini. Kondisi ini menyebabkan secara total kenaikan sebesar $100/ton sepanjang bulan Agustus.

Berdasarkan para pelaku pasar, meskipun para pembeli PVC India menolak kenaikan harga, mereka kemungkinan besar akan menerima bahwa sentimen pasar terus naik di bulan Oktober ditengah kenaikan harga etilena dan isu pasokan global yang semakin terasa di pasar global.

Seorang trader berbasis di Shanghai mengatakan, "Produsen utama Taiwan akan merirlis penawaran PVC bulan Oktober pada pekan kedua atau ketiga bulan September dengan kenaikan sekitar $30-50/ton. Kondisi ini ditengah fakta bahwa prediksi untuk pemulihan permintaan tertunda dari bulan September menjadi paruh kedua Oktober sampai liburan Diwali berakhir di India."

Penjual lainnya di Taiwan mengatakan bahwa ada gejala pergeseran tren di India meskipun dalam musim hujan yang sedang berlangsung saat ini yang menyebabkan para produsen India menaikan penawaran untuk pasar domestik. "Para pembeli India akan kembali ke pasar untuk mengisi stok mereka sebagai persiapan musiman mereka. Lebih jauh lagi, AS kemungkinan besar akan keluar dari pasar untuk sementara waktu karena dampak dari badai Harvey cukup parah terhadap produksi di Gulf Coast AS untuk beberapa produk termasuk etilena dan PVC," Ia menjelaskan.

Sedangkan untuk pasokan, beberapa pelaku pasar mengatakan bahwa para pembeli pasti dalam kondisi stok yang rendah sementara para trader sepertinya juga tidak memiliki stok yang tinggi. "Inspeksi lingkungan menyebabkan pasokan batu bara dan PVC berkrurang ditengah beberapa penutupan pabrik batu bara. Karena itu, para pemasok PVC, yang terdorong oleh tren kenaikan di China, akan mengadopsi kenaikan sepanjang bulan September dan Oktober di regional," penjelasan pelaku pasar tersebut.

Sementara itu prediksi para pembeli di India beragam. Seorang pembeli menekankan, "Kami tidak berpikir bahwa para pembeli akan menerima kenaikan harga untuk bulan depan. Merkea mungkin akan menolak, berpikir bahwa saat ini terlalu cepat untuk melakukan pembelian menjelang peak-season." Seorang converter lainnya berpendapat, "Permintaan tetap lambat di India dan Asia Tenggara. Namun, proyeksi pasar PVC didorong oleh kenaikan biaya produksi PVC, momentum kenaikan di pasar PVC Cina sejalan dengan penutupan beberapa pabrik, terutama pada Formosa Taiwan, dan dampak dari badai Harvey pada beberapa pabrik di AS."
gratis trial