Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Produsen petrokimia Saudi mengumumkan hasil finansial untuk kuartal kedua

  • 26/07/2016 (05:26)
Produsen utama petrokimia Saudi mengumumkan hasil finansial mereka untuk kuartal kedua tahun ini. Biaya upstream yang lebih rendah sepertinya telah meningkatkan pendapatan beberapa perusahaan meskipun penurunan harga untuk produk petrokimia telah berdampak pada margin kuartal dalam beberapa kasus.

Saudi Kayan, sebuah perusahaan afiliasi dari Saudi Basic Industries Corporation (SABIC), mencatatkan laba bersih sebesar 91.02 juta riyal ($24.27 juta) pada kuartal kedua tahun ini, mengakhiri lima kuartal yang merugi sebelumnya secara berturut-turut. Dengan rendahnya biaya bahan baku, perusahaan juga mengutip lebih tingginya volume penjualan dan rendahnya biaya pemasaran dari SABIC untuk hasil mereka yang membaik.

Yanbu National Petrochemical Co (Yansab) Arab Saudi, yang juga merupakan anak perusahaan dari SABIC, melihat laba bersih mereka tiga kali lipat pada periode April-Juni. Perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar 689.3 juta riyal ($183.8 juta) pada kuartal kedua tahun ini, naik dari laba bersih sejumlah 227.4 juta riyal pada periode yang sama tahun 2015. Melonjaknya keuntungan perusahaan tersebut dikaitkan dengan meningkatnya produksi dan volume penjualan setelah mereka melakukan maintenance pada kuartal kedua tahun lalu. Selain itu, Yansab juga mendapatkan keuntungan dari menurunkan harga bahan baku tertentu, meskipun harga penjualan rata-rata untuk mayoritas produk mereka telah melemah.

Laba bersih Sahara Petrochemicals Saudi meningkat 746% mencapai 96.4 juta riyal ($25.7 juta) dibalik lebih tingginya harga penjualan untuk beberapa produk mereka setelah hasilnya dipengaruhi oleh jadwal penutupan pada periode tahun sebelumnya.

Petro Rabigh, sebuah perusahaan joint venture antara Saudi Aramco dan Sumitomo Chemical Jepang, juga mencatatkan laba bersih sebesar 103.2 juta riyal ($27.5 juta) pada kuartal kedua. Namun, laba bersih dari perusahaan tersebut memperlihatkan penurunan sekitar 79.6% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015.

Hasil finansial Rabigh yang lebih lemah untuk kuartal ini dipicu oleh rendahnya harga bahan petrokimia dan margin kilang sebagai tambahan karena penutupan tak terduga pada beberapa fasilitas mereka. Pada bulan Mei, perusahaan mengalami pemadaman daya listrik pada kompleks petrokimia mereka, yang memiliki dampak sebesar 124 juta riyal ($33.1 juta) pada hasil dari kuartal kedua tahun ini.

Advanced Petrochemical juga mencatatkan penurunan 23.5% pada laba bersih kuartal kedua yang berjumlah sebesar 186 juta riyal ($49.6 juta) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Harga polypropylene yang lebih rendah dikutip sebagai alasna utama dibalik melemahnya laba bersih perusahaan.
gratis trial