Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Produsen utama petrokimia Arab Saudi mengumumkan hasil finansial kuartal pertama

  • 22/04/2016 (05:29)
Produsen utama petrokimia asal Arab Saudi telah mengumumkan hasil finansial untuk kuartal pertama tahun 2016. Beberapa perusahaan melaporkan menurunnya keuntungan bersih mereka dalam periode tersebut akibat rendahnya harga jual produk mereka serta jatuhnya harga minyak.

Saudi Basic Industries Corp (Sabic) melihat penurunan keuntungan bersih sebesar 13.2% pada kuartal pertama 2016 ini. Mereka melaporkan keuntungan bersih mereka sebesar SR3.41 milyar ($909.4 juta) pada tiga bulan pertama tahun ini. Angka ini turun dari SR3.93 milyar pada tahun sebelumnya di periode yang sama. SABIC mengaku turunnya harga penjualan sebagai alasan dibalik rendahnya hasil tersebut. Keuntungan bersih dipengaruhi secara negatif oleh rendahnya harga energi yang menyebabkan produsen harus menurunkan keuntungkan mereka pada keenam kuartal sebelumnya, menurut laporan media.

Rabigh Refining And Petrochemical Co. (PetroRabigh) Arab Saudi mengalami kerugian pada kuartal pertama karena proses restrart yang bertahap pada plant mereka yang dimulai sejak akhir 2015 dan menurunkan jumlah penjualan mereka.

Selain itu, kerugia juga dikaitkan dengan turunnya harga produk. Oleh sebab itu, perusahaan mengalami kerugian sebesar 32.7 juta riyals ($8.7 juta) pada tiga bulan pertama di tahun 2016 dibandingkan dengan keuntungan bersih sebesar 205.4 juta riyals pada tahun sebelumnya. PetroRabigh telah menutup plant petrokimia mereka untuk 50 hari pada kuartal terakhir di tahun 2015.

Saudi International Petrochemical Company (Sipchem) melaporkan turunnya keuntungan mereka sebesar 37.1% pada kuartal pertama tahun ini. Perusahaan mengumumkan keuntungan sebesar SR50.7 juta ($13.5 juta) dari bulan Januari hingga akhir Maret dibandingkan dengan keuntungan sebesar SR80.6 million pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini dikaitkan dengan rendahnya harga jual pada produk serta tingginya biaya produksi.

Sementara itu, Yanbu National Petrochemical Co (Yansab) Arab Saudi telah mencapai keuntungan yang lebih tinggi pada tiga bulan pertama tahun 2016 ini. Anak perusahaan SABIC ini, melaporkan kenaikkan keuntungan bersih mereka sebesar 41% menjadi SR401.9 juta ($107.2 juta) pada periode tersebut. Angka ini menunjukkan kenaikkan dari 285.1 juta riyals pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Yansab mengaku rendahnya biaya bahan baku menjadi pemicu dibalik kenaikkan keuntungan mereka meskipun harga produk menjadi lebih rendah. Sumber media melaporkan bahwa perusahaan telah melihat keuntungan yang lebih rendah pada empat kuartal sebelumnya berturut-turut.

Advanced Petrochemical mencatatkan kenaikkan sebesar 62.9% tahun ini pada keuntungan bersih mereka menjadikan angka secara kuartal Saudi riyal (SR) 146 juta dengan lebih tingginya volume penjualan secara signifikan. Oleh karena itu, Keuntungan operasional perusahaan naik 43.5% menjadi SR144 juta, sementara keuntungan kotor meroket sebesar 41.3% menjadi SR157 juta.
Gratis Trial