Rosneft Rusia dan Pertamina Indonesia membentuk JV
Berdasarkan kerjasama tersebut, Pertamina menguasai 55% saham sementara itu Rosneft memiliki 45% perusahaan patungan tersebut yang bernama PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia.
Perusahaan tersebut telah menyelesaikan fase studi kelayakan dan masuk dalam fase basic engineering and design (BED) untuk proyek ini.
Kompleks terbaru ini diprediksi akan mampu memproduksi 1.3 juta ton/tahun PP, 650,000 ton/tahun PE, 500,000 ton/tahun stirena, dan 1.3 juta ton/tahun PX.
Lebih banyak berita plastik
Harga resin plastik (PP, LDPE, LLDPE ,HDPE, PVC, GPS; HIPS, PET, ABS), tren pasar polimer, dan lainnya- UE terbitkan regulasi tarif, membuka lebar pintu untuk plastik AS bebas bea
- Penawaran Kompetitif dari Tiongkok dan Korea Selatan Seret Pasar PVC India Mendekati Level Pra-Perang
- Pasar Berjangka Dalian: PP, LLDPE, PVC, MEG – 25 Juni 2026
- Skor Premi Perang Asia Tenggara: PVC Hampir Normalisasi Sementara PP, PET, dan LDPE Masih Tetap Tinggi
- Statistik: China mengubah dinamika perdagangan PE saat ekspor April melonjak di tengah gangguan Timur Tengah
- Peneliti Jerman kembangkan sistem AI untuk melacak degradasi plastik
- Pembalikan Peran: Iran Mencari Polimer dari Türkiye di Tengah Gangguan Perang
- Harga PE AS Terkoreksi Setelah Mencapai Rekor Tertinggi; Koreksi Menyebar dari Asia ke Eropa dan Türkiye
- Dua bulan sejak perang: Tekanan China membalikkan reli polimer di Asia, retakan awal muncul di Türkiye, akankah Eropa mengikuti?
- Reli Polymer Capai Puncak Tertinggi Era Pandemi dalam 6 Minggu; Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

