Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Sektor manufaktur Turki mengevaluasi larangan penggunaan tas belanja

  • 05/04/2017 (06:36)
Pendapat awal muncul terkait dengan kemungkinaan larangan penggunaan tas belanja di Turki pada awal tahun 2018. Peraturan ini, yang sudah masuk tahapan rancangan di negara tersebut saat ini, akan diimplementasikan dengan pembebanan biaya tambahan untuk setopa tas yang digunakan dengan tujuan mengurangi penggunaan tas plastik dalam cakupan undang-undang perlimbahan yang diatur oleh Menteri Lingkungan dan Urbanisasi. Beberapa manufaktur mengevaluasi kemungkinan dari peraturan baru ini dalam sektor manufaktur.

Sebagai respon cepat terhadap keputusan ini, Badan Industri Plastik Turki (PAGEV) mengatakan bahwa keputusan tersebut mungkin berdampak pada penurunan utilisasi kapasitas dan pengurangan tenaga kerja. Beberapa kepailitan mungkin akan terjadi, dikatakan beberapa perwakilan dari sektor ini.

Asosiasi Industri Plastik Turki (PAGDER) juga menekankan bahwa peraturan ini bukan larangan tetapi draft undang-undang yang bertujuan untuk secara berhati-hati mengurangi penggunaan tas belanja plastik yang diproduksi dengan ketebalan tertentu.

Dari sisi manufaktur Turki, berita ini tidak menarik perhatian serius sejauh ini. Meskipun secara umum mereka menyimpulkan bahwa pasar akan kesulitan beradapatasi dengan situasi tersebut pada awalnya, mereka tidak berpikir bahwa hal tersebut akan menciptakan penurunan tajam pada konsumsi.

Salah satu pembuat tas plastik di Istanbul mengatakan, "Pembatasan tersebut akan berdampak pada permintaan HDPE film terutama pada 6 - 9 bulan awal setelah keputusan tersebut mulai memberikan dampak."

Namun, lainnya sebagian besar berpikir bahwa keputusan ini tidak akan berdampak negatif pada pasar mempertimbangkan bahwa satu-satunya pengganti tas belanja adalah tas kertas, yang mana dilihat sebagai kurang praktis dan lebih mahal. "Para konsumen pada akhirnya akan terbiasa dengan peraturan tersebut dan membatasi penggunaan mereka dengan membayar lebih mahal," penjelasan seorang converter di Gaziantep.

Beberapa manufaktur di Istanbul dan Adana juga mengatakan, "Akan ada beberapa investasi baru direncanakan untuk manufaktur tas belanja di Turki. Berita tersebut kemungkinan besar membatalkan rencana tersebut, dimana baik karena kompetitisi sudah keras dan keuntunggan telah menurun di sektor ini. Mereka kemungkinan besar mengalihkan investasi mereka ke produk lainnya."

Para produsen Turki juga yakin bahwa permintaan untuk produk daur ulang akan melonjak setelah keputusan ini. Permintaan untuk produk bio-degradable juga akan meningkat untuk produksi tas belanja dan beberapa rencana stimulus untuk penggunaan produk tersebut juga akan disiapkan, pendapat beberapa pelaku industri. Ekspor untuk tas belanja juga meningkat setelah kebijakan ini diimplementasikan karena para converter kemungkinan besar mencari alternatif tujuan lainnya untuk menutup hilangnya pasar domestik.
Gratis Trial