Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Selisih antara ethylene dan propylene naik di Eropa

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 17/09/2014 (03:59)
Di Eropa, selisih antara harga spot ethylene dan propylene mulai kembali mengalami kenaikan dari awal bulan September dan premium propylene melebihi ethylene mencapai €150/ton minggu ini.

At the end of April 2014, the gap between spot ethylene and propylene hit a record high, exceeding €280/ton as both monomers followed different paths starting from March. Spot propylene tracked a firming trend back then after a cracker shutdown intensified the tightness in availability whereas long supply exerted downward pressure on the ethylene market. However, the gap shrank to as low as €30/ton in June as spot propylene prices were gradually retreating due to muted demand in line with shutdowns at downstream units while spot ethylene prices started to track an upward path after an explosion at a cracker in the Netherlands.



Minggu ini, harga spot propylene stabil berbasis FD NWE meskipun lemahnya biaya spot naphtha. Harga spot naphtha menurun melebih $20/ton berbasis FD NWE, ditarik turun oleh lemahnya minyak mentah. Minyak bentah Brent futures menurun 3.7% sejak 5 September, mencatat penurunan mingguan terbesar sejak minggu terakhir pada 3 Januari. Kestabilan harga propylene dikaitkan terhadap penurunan output cracker, yang disebabkan oleh berlimpahnya supply ethylene.

Di pasar ethylene, harga spot berbasis FD NWE menurun sekitar €30/ton minggu ini, tetap tidak terpengaruh oleh musim turnaround yang sedang berlangsung untuk saat ini mengingat berlimpahnya persediaan. Akibatnya, pasar spot ethylene menyentuh level terendah yang terlihat sejak akhir Mei.

Beberapa crackers di Eropa sedang mengalami turnaround pada awal bulan ini. BASF mulai mengadakan maintenance shutdown terjadwal pada cracker No 1mereka di Ludwigshafen, Jerman pada 11 September. Cracker dengan kapasitas 220,000 ton/tahun diperkirakan akan tetap offline selama 6 minggu sampai Oktober.

ExxonMobil juga diperkirakan mengadakan maintenance selama enam minggu pada steam cracker dengan kapasitas 425,000 ton/tahun di Perancis pada periode September-Oktober. Shell mempertimbangkan menutup cracker Wesseling mereka di Jerman untuk turnaround selama enam minggu di bulan Oktober. Sumber pasar menambahkan bahwa Burghausen cracker OMV dengan kapasitas 450,000 ton /tahun di Jerman akan tetap offline sampai awal November karena maintetnance.
Gratis Trial
Login Anggota