Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Sentimen yang berlawanan muncul untuk PVC di Italia dan Asia Tenggara

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 31/01/2014 (03:27)
Di Italia, sentimen pasar PVC telah dipengaruhi oleh posisi rendah harga ethylene didorong oleh pelemahan biaya naphtha di Eropa selama Januari yang menyebabkan antisipasi meluas untuk kejatuhan transaksi monomer Februari. Memang, kontrak Ethylene baru ditetapkan pada €40/ton pada hari Kamis mempertajam ekspektasi stabil ke penurunan di negara ini. Sebaliknya, pemain di Asia Tenggara menggambarkan pandangan tetap untuk bulan mendatang didukung oleh biaya hulu VCM lebih tinggi daripada permintaan yang kuat. Pembuat PVC di wilayah ini sudah mulai menyuarakan niat mereka mengungkapkan permintaan kenaikan.

Di Italia, transaksi Januari PVC diakhiri dengan kenaikan berkisar €10-30/ton setelah penjual merevisi target kenaikan awalnya mereka yang lebih tinggi. Komentar tentang permintaan produk akhir berbeda antara para pembeli.

Sebelum penetapan harga ethylene baru, ekspektasi untuk Februari berpusat di posisi harga sama ke sedikit penurunan dalam minggu ini. Pemain menunjuk fakta bahwa penjual PVC mungkin bisa mendekati pasar dengan kebijakan harga yang stabil dalam rangka mempertahankan margin mereka bahkan jika kontrak ethylene ditetapkan lebih rendah.

"Permintaan telah membaik di bulan ini terutama untuk sektor konstruksi dikarenakan cuaca hangat. Pandangan Februari PVC melemah karena kontrak ethylene mungkin akan ditetapkan pada €20-40/ton melihat tren di pasar naphtha," produsen Eropa Barat memprediksi. "Kami menjual PVC dengan quantity yang baik di bagian pertama bulan sebelum permintaan kehilangan kecepatan. Untuk Februari, kami melihat penurunan kontrak ethylene dan untuk PVC di posisi harga yang sama karena produsen perlu untuk mencapai beberapa margin, "ujar distributor.

Distributor resmi dari produsen Eropa Tengah berkomentar bahwa pasar PVC pada umumnya melambat. Dia memperkirakan stabil sampai ke tren melembut mendekati bulan tersebut didasarkan pada ekspektasi pesimistisnya untuk ethylene dan keinginan penjual untuk meningkatkan margin mereka.

Melihat sisi pembeli, seorang PVC compounder mengharapkan seluruh kegiatan untuk tetap bergerak melemah pada Februari, menambahkan bahwa ia akan membeli hanya berdasarkan kebutuhan. Produsen injection molding mengatakan, "Kami membayar kenaikan €10/ton setelah awalnya kenaikan penawaran € 20-30/ton pada Januari. Permintaan PVC mungkin akan tetap melemah seluruh bulan depan."

Harga PVC di Asia Tenggara, sebaliknya menghadapi tekanan ke atas dari sisi biaya karena harga spot VCM menguat selama Januari sejalan dengan laporan tentang ketatnya pasokan bahan baku di wilayah tersebut. Meskipun pelunakan biaya spot ethylene di Asia yang menurun $30/ton pada dasar FOB Korea Selatan dari minggu ke minggu, Harga spot VCM dilaporkan naik sekitar $65/ton pada CFR Asia Tenggara sejak awal Januari. Meningkatnya biaya VCM tampaknya memberikan tekanan pada keuntungan produsen di kawasan itu sebagian besar tidak terintegrasi dan keperluan membeli bahan baku VCM.

Pada minggu terakhir sebelum liburan Tahun Baru Cina, di mana beberapa pasar Asia Tenggara termasuk Vietnam, Malaysia dan Singapura akan menikmati liburan, penjual di wilayah tersebut menunjukkan percobaan untuk mengangkat harga PVC mereka diantara rentang harga umumnya. Posisi tingkat tinggi menemui perlawanan dari pembeli.

Seorang Konverter di Filipina melaporkan, "Kami menemukan harga impor lebih kompetitif dibandingkan harga lokal. Kita dapat mencoba untuk mengamankan beberapa kargo tambahan seperti kita berpikir bahwa harga akan naik pada bulan Februari," tegasnya. "Kami sedang memperdebatkan ukuran kenaikan harga Februari kami. Kami berharap untuk menerima beberapa perlawanan dari pembeli, tapi kami masih berencana untuk menaikkan harga kami merefleksikan meningkatnya biaya VCM dan mata uang lokal melemah," sumber di produsen Filipina mengatakan.

Seorang produser PVC di Singapura memperkirakan harga akan naik lebih lanjut setelah liburan dengan dukungan biaya hulu meskipun mereka mungkin menunggu jikalau kasus permintaan tidak menguat. "Kemungkinan besar harga akan tetap relatif stabil kecuali bila permintaan meningkatkan,” seorang produsen berkata.

Seorang produser Cina lebih meragukan kelayakan kenaikan. "Februari akan menjadi bulan yang singkat dikarenakan pabrik baru akan kembali beroperasi setelah masa liburan di Cina berakhir karena hari libur lainnya. Oleh karena itu, kenaikan harga akan terjadi di Maret, "sebutnya. Ia mengeluh bahwa permintaan di wilayah ini tidak menggembirakan karena beberapa negara seperti Malaysia dan Vietnam juga merayakan liburan. "Kami mengharapkan harga untuk berakhir dengan stabil di bulan depan mengingat biaya ethylene lebih lembut dan tenangnya aktivitas," tambahnya.
Gratis Trial
Login Anggota