Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Sentitmen PE impor menguat di pasar Asia Tenggara ditengah kenaikan di China

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 02/08/2017 (03:54)
Pasar PE impor China telah dalam tren kenaikan dalam tiga pekan beruntun sejalan dengan sedikit kenaikan pada permintaan setelah muncul brita terkait larangan impor plastik daur ulang, kenaikan etilena dan harga minyak mentah. Saat ini, para pelaku pasar di pasar PE impor Asia Tenggara telah mengatakan bahwa pasar terus mendapat dorongan dari China setelah menerima harga awal bulan Agustus dari para produsen regional dan globala dengan secara umum stabil dari harga bulan Juli pada pekan kemarin.

Seorang sumber dari produsen tersebut mengatakan, "Penjualan untuk pengiriman bulan Agustus ke Asia Tenggara cukup baik dan sentimen di regional tersebut membaik setelah kenaikan di China. Kami berpikir bahwa harga PE akan tetap tinggi di bulan Agustus karena China terliat mendapat dorongan dari larangan impor plastik daur ulang dan kenaikan harga etilena."

Trader Indonesia lainnya mengatakan, "Meskipun permintaan secara umum masih rendah di Indonesia, kami berpikir bahwa para pembeli mulai akan memberikan penawaran saat ini karena kenaikan di China mulai terlihatt di Asia Tenggara."

Seorang trader Singapura mengatakan, "Pasar Indonesia dan Thailand mendapat dorongan dari kenaikan harga minyak mentah dan stirena dan juga tren kenaikan di China. Selain itu, permintaan di Indonesia perlahan naik sejalan dengan persiapan hari Natal."

Seorang trader Malaysia menekankan, "Kami berpikir bahwa ini waktu yang tepat untuk secara bertahap mulai membeli material karena harga PE akan tetap tinggi sejalan dengan kondisi di China."

Di Asia Tenggara, harga pE impor saat ini sebesar $1120-1140/ton untuk HDPE film, $1230-1320/ton untuk LDPE film dan $1090-1150/ton untuk LLDPE film, seluruhnya CIF Asia Tenggara berbasis tunai.
Gratis Trial
Login Anggota