Singapura meningkatkan pangsa pasar pada impor China, melebihi Iran
Melihat periode Januari-Oktober, daftar 3 supplier utama China tidak menunjukkan perubahan dari tahun lalu dengan Korea Selatan, Arab Saudi dan Taiwan mempertahankan posisi masing-masing. Secara keseluruhan impor dari Korea Selatan menunjukkan penurunan tahunan 6% dalam 10 bulan pertama dan Taiwan mencatat penurunan pangsa pasar yang lebih besar 12% dalam jangka waktu yang sama sementara keseluruhan ekspor Arab Saudi ke China naik sebesar 5.2% dibandingkan dengan periode yang sama lalu tahun.
Singapura, sementara itu, menaikkan pangsa pasar impor di China 37% dalam 10 bulan pertama, bergerak naik menjadi supplier terbesar keempat China dibandingkan posisi kelima tahun lalu. Secara keseluruhan impor dari Iran juga naik 15% pada Januari-Oktober, tapi Iran menjadi supplier terbesar kelima tahun ini, turun posisi yang dicapai oleh Singapura.
Mengenai produk, LLDPE mencatat penurunan terbesar pada bulan Oktober karena impor mengalami penurunan bulanan 34%. Singapura mempertahankan posisinya sebagai top eksporter LLDPE ke China, dengan pangsa pasar impor hampir dua kali lipat lebih besar pada periode Januari-Oktober dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. PVC mengikuti LLDPE dengan impor mengalami penurunan bulanan 9% sedangkan keseluruhan penurunan tahunan yang jauh lebih tajam pada 27%. Posisi sebagai top supplier PVC China dipertahankan oleh AS meskipun impor dari negara ini juga turun sebesar 7% dalam 10 bulan pertama.
Impor PP-homo juga mengalami penurunan bulanan sebesar 8.8% dan tahunan sekitar 7.8% pada bulan Oktober. Top eksporter ke China adalah Korea Selatan, diikuti oleh Arab Saudi dan Singapura. Impor PP-homo dari Korea Selatan tidak menunjukkan perubahan besar dalam 10 bulan pertama dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013 sementara Arab Saudi dan Singapura menaikkan pangsa pasar mereka masing-masing sebesar 5.4% dan 39%.
Impor LDPE China mencatat penurunan bulanan sebesar 7% pada bulan Oktober sedangkan naik sekitar 38% pada tahun ini. Top supplier LDPE adalah Iran, diikuti oleh Korea Selatan. HDPE merupakan single produk dimana adanya peningkatan bulanan yang dilihat sebesar 4.5%. Impor HDPE Iran ke China menunjukkan estimasi kenaikan 6% dalam 10 bulan pertama dengan negara itu terus dikategorikan sebagai top supplier HDPE.
Untuk PS, impor Oktober sedikit mengalami penurunan bulanan sebesar 0.4%, sementara penurunan tahunan lebih signifikan pada 35%. Meskipun Taiwan mempertahankan posisinya sebagai supplier terbesar, tetapi Negara itu mengalami penurunan pangsa pasar sekitar 33% dalam 10 bulan pertama.
Untuk melihat statistik impor China, silahkan klik ChemOrbis Import Statistics by country and/or by product (Untuk anggota saja)
Lebih banyak berita plastik
Harga resin plastik (PP, LDPE, LLDPE ,HDPE, PVC, GPS; HIPS, PET, ABS), tren pasar polimer, dan lainnya- Pemulihan Suez Kian Membaik, Tapi Pengiriman Global Masih Jauh dari Normal
- Gangguan pipa Saudi memperburuk risiko pasokan dan logistik, memicu reli PP, PE
- Restrukturisasi petrokimia Korea Selatan beralih dari pembahasan ke penutupan
- Gas alam Eropa dan LNG Asia mencapai rekor tertinggi baru di tengah ketegangan Timur Tengah
- Brent Crude November naik 98 sen menjadi $95,63/barel pada hari Rabu
- Minyak mentah WTI (NYMEX) Oktober naik 79 sen menjadi $91,01/barel pada hari Rabu
- Rantai pasok global menghadapi hambatan berkepanjangan di jalur perdagangan utama
- Perang atau pemulihan? Perombakan laba semester I tentukan pemenang dan pecundang petrokimia
- Roller Coaster Minyak di Paruh Kedua Juli Gagal Menghentikan Reli Polymer di Sebagian Besar Wilayah
- Gugatan €1,1 miliar Dow kembalikan sengketa kartel etilena Eropa ke sorotan

