Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Spot propilena mencatatkan tren berbeda di Asia dan Eropa

Oleh Başak Ceylan - bceylan@chemorbis.com
  • 09/07/2019 (05:49)
Harga spot propilena terlihat mencatatkan pergerakan berbeda dimana harga di Asia mencatatkan kenaikan karena peningkatan permintaan dan ketersediaan yang terbatas sementara itu harga di Eropa masih dalam tren penurunan karena pasokan yang baik.

Pasar Asia menunjukan gejala pemulihan

Harga spot propilena berbasis CFR China mencatatkan kenaikan pada pertengahan Mei tahun ini dan telah menyentuh level tertinggi sejak Februari. Harga berbasis FOB Korea Selatan juga naik setelah periode fluktuasi di akhir Juni.

Apa yang mendorong harga naik?

Kelangkaan pasokan akibat penutupan terencana dan tidak di bulan Mei dan Juni membantu minat beli kembali ke pasar. Seperti terlihat pada ChemOrbis Production News, berbagai pabrik propilena di Asia Pasifik memiliki jadwal pemeliharaan yang padat bulan ini, dengan total kapasitas jutaan ton propilena per tahun ditutup sampai akhir kuartal ketiga.

Salah satu produsen yang akan melakukan pemeliharaan unit adalah produsen utama Taiwan, Formosa Petrochemical. Perusahaan tersebut akan menutup unit cracker mereka dengan kapasitas propilena sebesar 515,000 ton/tahun bulan depan, yang kemungkinan akan menyebabkan kelangkaan di pasar jika permintaan tinggi saat ini berlanjut.

Pasar Eropa mencatatkan situasi berbeda

Tidak seperti pasar di Asia, pasar spot propilena Eropa telah dalam tekanan dari permintaan yang lesu dan pasokan yang mencukupi sejak awal Juni. Data rata-rata mingguan dari ChemOrbis Price Wizard menunjukan bahwa harga berbasis FD NWE telah turun ke level terendah sejak Desember 2018.



Penurunan harga spot telah terlihat pada kontrak bulan Juli

Tren penurunan di pasar spot telah terlihat pada kontrak propilena bulan Juli dimana terdapat penurunan €80/ton ($91/ton) di Eropa di akhir Juni.
Gratis Trial