Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Tingginya biaya pada pasar ABS memicu kenaikkan harga dari Asia

  • 01/07/2016 (08:53)
Menjelang bulan Juli, produsen ABS di Asia mengumumkan harga impor yang lebih tinggi untuk beberapa pasar utama termasuk China, Asia Tenggara, Turki dan Mesir. Kenaikkan ini diberlakukan seiring kenaikkan harga bahan baku ditengah fluktuasi pasar energi mengingat harga minyak mulai memperbaiki kerugiannya pada akhir minggu ini dengan memudarnya dampak dari keputusan Brexit pada pasar polimer di Asia. Kekhawatiran mengenai kemungkinan akan pengurangan hasil produksi dari China menjelang KTT G20 di bulan September mendatang juga semakin mendukung tren ini. Namun, permintaan sebagian besar masih sepi pada pasar dan tingginya harga ABS tersebut nampaknya belum dapat diterima.

Di China, seorang produsen Taiwan menaikkan harga ABS mereka sekitar $30/ton ditengah diskusi pasar tentang level stok yang rendah pada daerah tersebut. “Meskipun tidak banyaknya permintaan dari sisi manufaktur, sebagian besar trader masih membeli stok mereka karena kemungkinan akan terjadi keterbatasan supply menjelang KTT G20 mendatang,” ungkap beberapa trader.

Di Asia Tenggara, tiga produsen Taiwan telah menaikkan harga sekitar $20-30/ton. Para pemain berkomentar bahwa meskipun aktivitas pembelian masih tetap berdasarkan kebutuhan saja mengingat para pembeli ABS menahan diri untuk menumpuk stok terlalu banyak, namun kemungkinan akan berkurangnya supply di China serta tingginya biaya upstream semakin mendorong pasar untuk semakin naik. Seorang produsen Taiwan mengkonfirmasi, “Permintaan menunjukkan belum ada perubahan setelah kenaikkan ini, walaupun kami tidak yakin bahwa harga ABS berada dalam tekanan saat ini.”

Di Turki, produsen ABS Korea Selatan mengumumkan harga baru bulan Juli mereka dengan kenaikkan sebesar $50-100/ton sesuai dengan kenaikkan pada pasar ABS Asia dibalik kenaikkan harga spot butadiene dan ACN di daerah tersebut. Beberapa trader yang menerima harga tersebut mengatakan, “Kami akan bernegosiasi dengan supplier kami untuk mendapatkan potongan harga. Kami tidak berniat untuk membeli dengan kuantitas besar mengingat kami masih memiliki beberapa material saat ini. Selain itu, kami juga tidak yakin dengan outlook permintaan ke depan.” Seorang distributor memprediksi, “Kenaikan sebesar $40-50/ton mungkin akan terjadi pada deal ABS bulan Juli namun kenaikan yang lebih besar sepertinya tidak mungkin akan terwujud.”

Seorang produsen ABS Taiwan mengumumkan harga baru bulan Juli mereka dengan kenaikkan sebesar $35/ton pada akhir minggu ini. “Kami tidak berencana untuk membeli material tambahan saat ini karena kami masih memiliki sejumlah stok. Kami berencana untuk menunggu sampai dengan setelah Ramadan dimana kami berharap akan melihat peningkatan permintaan,” ungkap seorang trader.

Demikian pula, harga ABS impor telah berubah arah dan mulai mengalami kenaikkan di Mesir akhir-akhir ini meskipun permintaan masih lesu. Menguatnya biaya serta permasalahan supply yang datang dari penutupan plant di China semakin mendorong para penjual di daerah tersebut untuk menaikkan harga penawaran mereka dan mendorong harga range impor menjadi $40/ton lebih tinggi. Namun, para pembeli di Mesir yang masih enggan untuk membeli stok tambahan ditengah bulan Ramadan yang masih sepi terlihat tidak menentang menanggapi kenaikkan tersebut.

Seorang penjual Taiwan mengatakan bahwa kenaikkan harga bahan baku sebagai alasan dibalik keputusannya sementara ia juga menggarisbawahi bahwa supply akan berkurang di bulan Agustus karena penutupan plant di China menjelang KTT G20 mendatang. Seorang distributor mengkonfirmasi kenaikkan sebesar $40/ton dari supplier ABS Taiwan mereka. “Kami cukup kaget dengan kenaikkan tersebut mengingat permintaan sepertinya masih lesu,” ungkapnya.

Pada pasar upstream, harga spot styrene melonjak sekitar $30/ton dengan FOB Korea Selatan dari minggu sebelumnya, sementara harga butadiene naik sekitar $45/ton dengan term yang sama. Harga ACN, sementara itu, memperlihatkan kenaikkan sebesar $20/ton dengan CFR Far East Asia sejak awal bulan Juni.
Gratis Trial