Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Tren kenaikan untuk homo-PP impor terus berlanjut di China dan Asia Tenggara

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 26/07/2017 (04:53)
Harga homo-PP impor terus mengalami kenaikan pekan ini di China dan Asia Tenggara, berdasarkan para trader di regional. Tingkat stok yang rendah, kenaikan harga propilena di Asia dan kenaikan pasar berjangka dilihat sebagai beberapa faktor yang mendorong tren kenaikan di China dan berlanjut di Asia Tenggara.

PP berjangka di Dalian Commodity Exchange menunjukan kenaikan mingguan sebesar $22/ton pada 26 Juli sementara harga propilena berbasis FOB Korea Selatan saat ini naik $33/ton dibandingkan tingkat harga awal bulan Juli.

Di China, seorang trader berbasis di Ningbo mengatakan, "Tidak ada lagi penawaran homo-PP dibawah $1000/ton di China. Kami telah menumpuk material karena kami mengantisipasi tren kenaikan ini sebelumnya. Alasan dibalik tren kenaikan ini adalah kenaikan pasar berjangka dan tingkat stok yang rendah."

Seorang trader di Shanghai juga mengkonfirmasi bahwa harga PP impor mengalami sedikit kenaikan. "Para trader melakukan pembelian saat ini karena mereka berpikir alokasi dari kargo impor akan berkurang pada paruh kedua tahun ini. Sementara itu, dari sisi end-user tidak terlalu aktif seperti para trader karena low-season."

Seorang agen dari produsen Taiwan di pasar Vietnam mengatakan, "Para penjual mencoba untuk menaikan penawaran PP mereka karena kenaikan di China dan harga propilena yang tinggi disebabkan kekurangan pasokan, yang kami dengar akan terus terjadi untuk beberapa waktu kedepan. Karena itu, para penjual sebagian besar berkeinginan untuk meningkatkan penawaran mereka meskipun kenaikan tersebut belum mendapat tanggapan dari para pembeli."

Rentang harga homo-PP raffia secara umum di China mencatatkan kenaikan sebesar $20-40/ton sejauh ini menjadi $1030-1050/ton CIF China, berbasis tunai sementara rentang harga di Asia Tenggara juga naik $10/ton menjadi $1060-1150/ton CIF Asia Tenggara, berbasis tunai.
Gratis Trial